KENAPA ANAK DURHAKA
Seorang anak kandung di daerah ....... menggugat orang tua nya, Seorang anak mencaci, memaki bahkan membunuh orang tua, pernahkah kita mendengar kalimat tersebut belakangan ini.?? ya bebrapa berita media masa baik online ataupun ofline ramai memberitakan hal ini, lalu siapakah yang salah.? bagaimana pola didik dan asuhnya.? kalimat memvonis terlontar hanyalah dasar Anak Durhaka.!
Hai moms kalimat diatas dapat kita uraikan perlahan, ingat ketika kita mengandung selama sembilan bulan bagaimana beratnya beban kita membawa bobot tubuh yang bernyawa dalam janin kita, sampai pada waktunya tibalah kita melahirkan Nyawa titipan tersebut yang otomatis menjadi anak kita Bukan Anak Durhaka loh ya.!?. sudah barang tentu kita menyambut kelahiran anak kita dengan suka cita dong atau ada momies disni menyambut dengan sebaliknya.? tentu tidak mungkin lah.
Moms ingat bagaimana ketika mempersiapkan segalanya dalam menyambut anak kita dalam kelahirannya, mulai dari hal kecil dn hal terbesar sudah kita persiapkan dengan sebaik baiknya tidak lupa juga kita mempersiapkan acara keagamaan baginya, berharap kelak anak kita menjadi anak yang baik dan patuh iya toh.? kita pun antusias terhadapa proses perkembangan Baby Newborn kita ini.
Mulai dari telentang, tengkurap, angkat kepala dan lain sebagainya, waaah bahagia sekali bukan, ketika kita mendapatkan beberapa proses tersebut secara langsung ya mom, ketika si Baby Newborn ini beranjak tumbuh menjadi usia paud atau biasa kita sebut batita dan balita apakah kita biarkan.? tentu tidak bahkan ada beberapa dari kita telah mempersiapkan pendidikannya, mulai dari Play group, Pendidikan Paud dan lain-lain sejak jauh hari.
Hal ini membuktikan bagaimana kita berusaha memberikan hal yang terbaik terhadap anak kita mulai dari asupan makanan, gizi dan pendidikanya kelak, demi harapan anak kita mendapatkan hal positif dalam proses kehidupannya mulai dari kesuksesan karir, kebaikan akhlak atau prilaku pribadinya untuk lingkungan dan orang terdekatnya.
Lalu kenapa hal yang kita vonis Anak Durhaka Masih terjadi.?? mari kita kupas dan bahas bersama.
Momies pernah menyadari apa saja sih yang dapat membentuk karakter terhadap anak kita terutama di usia usia rentan.? momies sadar kapan mereka mulai berani membantah momies tahu kenapa dia melakukan itu.? momies sudah yakin telah memberikan pengawasan terhadap anak kita secara optimal, memberikan perhatian maksimal.? dan akan banyak pertanyaan - pertanyaan lainnya dalam membahas dan mengupas topik ini.. ingat ya momies anak kita bukanlah Anak Durhaka tapi anak yang salah asuhan dan pendidikan, seluruh orangtua tidak ada yang menginginkan anaknya memiliki label tersebut
Banyak terjadi ortua milenilas jaman sekarang yang hidup di dalam lingkungan penduduk yang padat, ketika anak nya mulai beranjak usia paud, orang tua memasukannya ke playgroup atau ke tempat tempat pendidikan anak usia dini (paud) setalah meraaasa telah melibatkanya dalam lingkungan baru tersebut, orang tua ini merasa sudah memberikan anak yang cukup bahkan lbih ke hal memasrahkan anak kita terhadap gurunya, kenapa saya bisa bicara seperti ini.? dapat kita lihat contoh kecil ketika para orang tua mendampingi anaknya mengikuti kegiatan sekolah atau belajar mengajar mereka terkadang sibuk RUMPI dengan komunitas ibu ibu di sana, sementara tidak memperhatikan anak anaknya seperti apa pada saaat bergaul, berkomunikasi dan ekspresi dengan teman sebayanya. hal keci ini yang dapat menybabkan kegagalan pola asuh dan pendidikannya loh mom
Tidak ada komentar